Tuesday, December 22, 2015

TIK Untuk SD



Teknologi Informasi dan Komunikasi Sekolah Dasar

Istilah teknologi informasi dan komunikasi mencakup dua aspek, yaitu teknologi informasi dan teknologi komunikasi.
  1. Teknologi Informasi
Secara sederhana teknologi informasi dapat dikatakan sebagai ilmu yang diperlukan untuk mengolah informasi agar informasi tersebut dapat dicari dengan mudah dan akurat. Teknologi informasi meliputi segala hal yang berkenaan dengan proses, penggunaan berbagai alat bantu, manipulasi, dan pengolahan informasi. Ilmu itu berupa prosedur, cara cara dan teknik untuk mengumpulkan, menyimpan, mengolah atau menelusuri informasi secara efisien dan efektif.
2.      Teknologi Komunikasi
Komunikasi pada dasarnya merupakan suatu proses yaitu proses pengoperan dan penerimaan lambang lambang yang mengandung makna. Teknologi komunikasi merupakan segala hal yang berkaitan dengan penggunaan alat bantu untuk memproses dan mentransfer data dari perangkat yang satu ke perangkat yang lainnya. Atau dengan kata lain teknologi komunikasi adalah perangkat karas yang memungkinkan individu mengumpulkan, mengolah dan saling bertukar informasi dengan individu lain.
Dengan demikian teknologi informasi berkaitan erat dengan teknologi komunikasi. Keduanya merupakan perpaduan yang tidak terpisahkan dan berkaitan dengan pemrosesan, manipulasi, pengelolaan, dan transfer atau pemindahan informasi.
Keberadaan TIK di sekolah dasar dirasakan perlu karena, seiring dengan kemajuan teknologi di masa sekarang ini anak sudah harus mulai di kenalkan dengan istilah Teknologi Informasi dan Komunikasi. Itu dilakukan untuk memberi bekal kepada siswa dalam menyongsong masa depan yang diperkirakan dan sudah pasti akan lebih banyak lagi penggunaan teknologi informasi dalam kehidupan.
Dengan adanya TIK dalam dunia pendidikan ini adalah demi kemajuan kualitas pendidikan yang di tuntut untuk menyesuaikan dengan perkembangan dunia global. Maka setelah adanya TIK di sekolah siswa di harapkan untuk dapat:
Mengembangkan potensi diri dalam bidang TIK.
·         Mengembangkan kompetensi siswa dalam menggunakan teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung kegiatan belajar dan berbagai aktivitas dalam kehidupan.
·         Mengembangkan kemampuan belajar berbasis teknologi informasi dan komunikasi.
·         Mengembangkan kemampuan belajar mandiri, berinisiatif, kreatif, inovatif, dan bertanggung jawab.


Pengetahuan Siswa SD terhadap Komputer
  1. Komputer di SD
Teknologi informasi dan komunikasi tidak terlepas dari alat bantu, yaitu komputer. Kemajuan teknologi modern khususnya yang berkaitan dengan kemajuan komputer, akhir akhir ini merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi pembaharuan tidak hanya dalam sektor bisnis, telekomunikasi, tetapi juga dalam dunia pendidikan.
Komputer di definisikan sebagai peralatan elektronik yang bekerja secara koordinatif dan integrative berdasarkan program. Komputer terdiri dari perangkat keras (hardware) seperti,keyboard, CPU, mouse, monitor,dll dan perangkat lunak (software) yaitu program yang mengatur/mengontrol perangkat keras,misalnya jika ingin mengetik software yang digunakan adalah Microsoft Word.
Semula komputer di manfaatkan di sekolah sebagai penunjang kelancaran di bidang administrasi. Kemudian dengan masuknya materi Teknologi informasi dan Komunikasi dalam kurikulum baru, maka peranan komputer sebagai salah satu komponen utama dalam TIK mempunyai posisi yang sangat penting sebagai salah satu media pembelajaran baik digunakan untuk menyampaikan informasi atau ide ide yang terdapat dalam materi pembelajaran ataupun sebagai media yang memungkinkan peserta didik belajar secara mandiri dalam memahami suatu konsep dalam bahan ajar.
Dalam kurikulum 2004 atau yang akrab disebut dengan KBK, mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi dipersiapkan untuk mengantisipasi dampak perkembangan teknologi khususnya dalam bidang informasi dan komunikasi dalam kehidupan sehari hari. TIK diperkenalkan, dipraktekan, dan dikuasai siswa sedini mungkin agar siswa memiliki bekal dalam kehidupannya. Serta siswa dapat menggunakan perangkat  teknologi informasi dan komunikasi secara tepat dan optimal.
Sebelum KBK diterapkan sudah banyak sekolah yang memasukkan komputer sebagai pelajaran ekstrakulikuler atau muatan local. Belum ada standar untuk materi yang diberikan. Setelah muncul KBK, maka banyak sekolah yang mulai menerapkan pembelajaran TIK dengan mengacu pada isi kurikulum.
  1. Pengetahuan siswa pada komputer
Adanya ledakan kemajuan di bidang teknologi informasi dan komunikasi, maka komputer  merupakan salah satu kemajuan dari teknologi tersebut yang sedang populer saat ini, sehingga banyak dipelajari oleh berbagai kalangan. Penggunaan komputer  dalam sistem pendidikan nasional sudah tidak mungkin terelakkan, karena sejalan dengan upaya inovasi yang berbarengan dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi canggih serta tumbuhnya berbagai eksploitasi dalam hampir di semua  bidang dan dimensi pembangunan.
Pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi di sekolah sekolah tidak terlepas dari penggunaan komputer sebagai alat bantu proses pembelajaran. Namun yang perlu dilihat adalah pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi di tingkat sekolah dasar masih sangat rendah dibandingkan dengan tingkat SMP, SMA, atau perguruan tanggi. Selain itu  masih kurangnya sarana dan prasarana yang memungkinkan untuk melaksanakan pembelajaran TIK di tingkat SD. Dari data yang didapat, berdasarkan Pusat Teknologi dan Komunikasi ( PUSTEKKOM), DEPDIKNAS, baru 10 persen Sekolah Dasar yang memiliki laboratorium komputer. Tidak adanya sarana dan prasarana yang menunjang otomatis mempengaruhi pemahaman siswa mengenai komputer.
Data hasil observasi yang dilakukan di SD Cikalong II, pengenalan siswa terhadap komputer masih rendah. Mereka mengatakan komputer adalah alat yang digunakan untuk mengetik, alasannya karena mereka sering melihat komputer digunakan untuk mengetik. Keterbatasan mereka mengenal komputer karena tidak tersedianya fasilitas komputer di sekolah meraka. Selain itu penggunaan komputer di lingkungan tempat tanggal mereka masih sedikit.
Adanya pembelajaran teknologi informasi dan komunikasi di SD, siswa SD di tuntut untuk dapat mengenal komputer. Dalam pembelajaran TIK, kompetensi yang harus ada pada diri siswa salah satunya adalah mengetahui perangkat perangkat komputer, baik perangkat keras, maupun perangkat lunak.
Satu atau dua orang diantara siswa SD tersebut memang sudah ada yang tahu komputer, karena sudah mempunyai komputer yang digunakan oleh ayah atau kakaknya. Namun sebagian besar anak belum memiliki  komputer dan bahkan ada anak yang belum pernah melihat komputer secara nyata.
Untuk siswa yang memiliki komputer, mereka hanya sebatas tahu saja bahwa itu komputer. Dia  tidak dapat menunjukan perangkat perangkat pada komputer, baik perangkat keras maupun perangkat lunak komputer. Namun  sudah bisa menghidupkan dan mematikan komputer benar. Dia juga bisa menggunakan komputer  walaupun hanya untuk memainkan game saja
Kemajuan teknologi komputer saat ini dirasakan semakin pesat, khususnya di bidang pendidikan, komputer dalam pembelajaran digunakan sebagai media untuk menyampaikan ide ide atau materi pembelajaran. Atau lebih luas lagi komputer dalam TIK digunakan untuk pembelajaran jarak jauh    yang menggunakan jaringan internet. Namun masih ada siswa yang belum mengenal komputer, dan kalangan masyarakat yang masih pasif manggunakan komputer.
Jika tadi anak berada di lingkungan yang belum banyak menggunakan komputer pemahamannya masih rendah, berbeda dengan anak yang berada di langkungan yang sebagian masyarakatnya sudah menggunakan komputer. Umumnya di lingkungan masyarakat perkotaan anak sudah mengenal dan sedikitnya sudah bisa menggunakan komputer. Bahkan ada diantaranya siswa SD yang sering mengunjungi warnet.
Siswa SD yang berada di daerah kota, walaupun di sekolahnya belum ada mata pelajaran teknologi informasi dan komunikasi ataupun ekstrakurikuler komputer, tetapi mereka sudah bisa menggunakan komputer. Mereka dapat menghidupkan dan mematikan komputer dengan benar. Pemahaman mereka tentang perangkat komputer sudah lebih baik. Contohnya siswa SDN II Sukasenang banyak yang sudah mengetahui perangkat kares (hardware) komputer seperti keyboard, mouse, CPU, dan monitor. Dan sedikitnya mengetahui fungsi perangkat keras tersebut, misalnya seperti keyboard yang digunakan untuk menulis huruf atau angka.
Selain itu, siswa juga sudah mengenal perangkat lunak (software) komputer  walaupun tidak banyak. Kebanyakan dari mereka memang tidak tahu istilah istilah dalam software, namun mereka bisa menggunakan perangkat software itu sendiri.  Misalnya seperti  Microsoft Word, Mozilla Firefox, dan game. Jika ditanya apa itu Microsoft Word, mereka tidak bisa mendefinisikan tetapi mereka bisa menggunakan software tersebut untuk menulis angka atau huruf. Atau Mozilla Firefox yang menurut mereka adalah cara  untuk masuk ke jaringan internet.
Pemahamam siswa SD dalam mengenal komputer, menandakan sudah terjadi perkembangan di bidang teknologi informasi dan komunikasi walaupun belum menyeluruh. Perubahan juga terjadi di kalangan masyarakat sedikit demi sedikit masyarakat mulai menggunakan komputer dalam kehidupannya. Sekarang di daerah perkotaan sudah tidak kesulitan lagi menemukan penyedia jasa layanan internet atau yang lebih dikenal dengan sebutan warnet.
Masyarakat perkotaan memang sudah tidak asing lagi dengan komputer, karena banyak diantaranya orang tua yang menyediakan komputer di rumah untuk menunjang pembelajaran putra putri mereka. Bagi siswa yang disediakan fasilitas komputer di rumah, pegetahuan meraka lebih bertambah. Karena mereka bisa berlatih menggunakan program program yang ada pada komputer. Selain itu ada juga orang tua siswa yang memasukan anaknya dalam kegiatan pembelajaran ekstra di luar sekolah,yaitu kursus komputer. Sehingg  kompetensi TIK dalam diri siswa semakin meningkat.
Kemampuan Siswa SD di bidang TIK
Sekarang  di Indonesia TIK sudah diperkenalkan di semua jenjang pendidikan termasuk di sekolah dasar. Namun materi pembelajaran TIK di tingkat dasar  tidak seperti materi pembelajaran TIK di tingkat SMP atau SMA. Materi yang diajarkan di SD hanya sebatas pengenalan dasar- dasar TIK, yang salah satunya dasar- dasar pengenalan komputer.
Dari uraian kemampuan siswa tentang komputer,  kita dapat melihat kompetensi siswa di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi pada siswa Sekolah Dasar masih perlu dikembangkan, baik itu dilihat dari segi pemahaman materi maupun dari segi keterampilan praktek. Oleh karena itu siswa dituntut untuk mengenal komputer walaupun keberadaan komputer di Sekolah Dasar masih jarang terutama di sekolah- sekolah  yang berada di daerah pedesaan.
Dalam panduan materi TIK SD/MI kurikulum 2004, standar kelulusan maata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi yang diterapkan untuk siswa SD diantaranya  adalah :
  1. Siswa mampu menunjukan perangkat keras komputer. Materi ajarnya adalah Teknologi Informasi dan Komunikasi umum yang meliputi: perangkat input, perangkat proses,perangkat output, perangkat penyimpan.
  2. Siswa mampu menggunakan ikon untuk membuat , memilih, dan mewarnai gambar dengan. Maka materi ajarnya yaitu nama dan fungsi ikon untuk menggambar,cara mewarnai gambar.
  3. Siswa mampu menunjukan perangkat lunak komputer. Bahan ajar yang disampaikan adalah pengenalan dasar tentang perangkat lunak dan macam macam perangkat lunak.
  4. Siswa dapat menunjukan ikon pengolah gambar, dan mendemonstrasikannya.
  5. Siswa dapat menunjukan perangkat lunak pengolah kata serta mendemonstrasikanya dengan kreatif. Disini siswa harus memahami nama, ciri cirri perangkat lunak pengolah kata, ikon ikon pengolah kata dan fungsinya.
  6. Siswa mampu menunjukan menu ikon standar pengolah kata
  7. Siswa mampu menunjukan ikon pendukung untuk merancang teks
Jika di bandingkan dengan kompetensi kompetensi diatas, kompetensi siswa SD di lapangan masih minim apalagi siswa SD di daerah daerah terpencil. Oleh karena itu terjadi perubahan pada kurikulum, yang berubah menjadi KTSP. Dimana sekolah bisa menentukan sendiri kurikulum komputer yang sesuai dengan potensi daerah tersebut. KTSP membuat Teknologi Informasi dan Komunikasi yang tadinya sebagai pelajaran intrakurikuler, sekarang disesuaikan dengan keadaan daerah. Bagi yang memiliki sarana dan prasarana yang memadai bisa menyelenggarakan pelajaran computer.
Kompetensi siswa dalam bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi akan berkembang jika:
·         Terdapat sarana dan prasarana yang menunjang proses pembelajaran, diantaranya laboratorium komputer, komputer, jaringan listrik,dll.
·         Terdapat tenaga pengajar yang professional dalam bidang TIK. Ini sangat penting karena dangan pengajar yang terlatih akan menghasilkan siswa yang kompeten.
Faktor-faktor pendukung diatas, masih harus diprebaiki. Pemerintah harus memikirkan cara agar setiap sekolah mampu menerapkan pembelajaran TIK khususnya di tingkat sekolah dasar. Karena jika tidak, dunia pendidikan akan sulit bersaing, dalam perkembangan zaman.
Seperti yang terjadi saat ini, masih banyak siswa sekolah dasar yang belum mengenal komputer sama sekali. Padahal pengenalan dasar tentang komputer adalah dasar dasar dari pembelajaran Teknologi Informasi dam Komunikasi. Siswa siswa yang berada di daerah terpencil sulit berkompetensi di bidang TIK.
Namun dari sekian banyak siswa yang belum memahami TIK, ada juga siswa siswa SD yang memiliki kemampuan yang lebih. Misalnya siswa yang bersekolah di sekolah sekolah unggulan. Dengan fasilitas yang ada mereka dapat melaksanakan pembelajaran TIK di sekolahnya dan dengan bimbingan guru yang professional di bidang TIK.
Contohnya seperti siswa siswi SD BPK Penabur SD yang termasuk sekolah unggulan ini kompetensi di bidang Tenologi Informasi dan Komunikasi sudah lebih unggul. Fasilitas di sekolah dasar tersebut sudah lengkap.Pembelajaran TIK di SD tersebut dimulai sejak anak duduk dikelas rendah.Banyak siswanya yang mengikuti perlombaan di bidang TIK. Dengan demikian kemampuan mereka dalam mengenal komputer sudah lebih maju.
Bahkan untuk kedepannya SD penabur ini, mempunyai rencana untuk menggunakan TIK dalam seluruh kegiatan pembelajaran contohnya, semua siswa datang ke sekolah tidak membawa alat tulis melainkan semua materi pembelajaran disimpan dalam komputer.

No comments:

Post a Comment